Rumah Kami Sudah Tidak Diganggu Jin

Testimoni » Rumah Kami Sudah Tidak Diganggu Jin

Beberapa bulan yang lalu kami membeli sebuah rumah. Bagi keluarga kecil seperti kami memiliki rumah sendiri adaalah keinginan ynag selama  ini kami impi-impikan. Saya dan istri sepakat tidak ingin merepotkan orang tua ataupun mertua. Keputusan untuk membeli rumah sudah kami pikirkan masak-masak. Terlebih saya anak sulung dan istri saya anak kedua dari tiga bersaudara. Keinginan untuk membangun rumah amatlah besar, biarlah rumah peninggalan orang tua kami kelak adik-adik kami yang menghuninya.

Kebetulan ada seorang teman yang menawarkan rumah yang lumayan besar dengan harga yang relatif murah. Tentu saja mendengar informasi itu kami begitu antusias. Langsung saja saya bersama teman saya menuju rumah yang akan dijual itu.

Usai bertemu dengan sang pemilik kami pun sepakat dengan harga rumah yang ditawarkan. Sebagai pembeli saya punya hak untuk menawar. Maka saya mencoba untuk menawar sesuai standar harga keinginan saya.  Tanpa basa-basi sang pemilik pun deal dengan harga yang saya coba tawar.

Seminggu setelah proses deal itu. Saya memboyong istri dan anak saya yang masih berumur dua tahun. Pindah ke rumah yang baru. Baru menjejakkan kaki di halaman, istri saya mengatakan ada hawa aneh yang membuatnya merinding. Saya menjawab itu hanya perasaaannya saja.

Beberapa hari berjalan. Ada hal-hal aneh yang selalu muncul di depan anggota keluarga kecil kami. Misalnya, setiap tengah malam kami mendengar bunyi aneh di ats genteng. Seolah  rumah kami ada yang melempari batu. Setiap saya keluar dan melihat sekeliling tidak ada siapa pun. Pengalaman aneh lagi misalnya, anak saya tiap magrib selalu kejang-kejang. Ini selalu berulang. Saya bertanya kepada dokter, tidak ada penyakit apapun sete;lah didiagnosis. Dokter hanya menjawab barangkali anak saya kecapekan. Juga masih banyak hal aneh di rumah kami lainnnya.

Baru saya tahu akar permasalahannya saat adik sepupu saya main ke rumah. Ia seorang yang punya kelebihan dalam hal melihat sesuatu yang gaib. Istilahnya ia adalah orang yang punya balung kuning. Ia mengatakan kalau keluarga kami selalu diganggu jin. Ia pun menyarankan untuk mencari penangkal gangguan jin itu.

Beberapa hari kemudian saya bertemu dengan Ki Sabrang Alam. Dari beliau saya disarankan untuk menangkal gangguan itu dengan mustika alam. Setelah saya meletakkan mustika itu di rumah. Tiada lagi hal-hal aneh yang terjadi. Rumah kami kembali nyaman tanpa gangguan jin. Anak saya pun tidak menderita sakit yang aneh-aneh lagi.

           

Hermanto ( 28 tahun, karyawan Swasta, Ungaran)